Pejabat Desa Merasakan Rumitnya Proses Poligami

oleh -25 views

GUNUNGKIDUL-Didik Rubiyanto (47),  Kades Desa Bendung, Kecamatan Semin, Gunungkidul, merasakan sulitnya merealisasikan pernyataan tertulis yang dibuat setahun lebih. Dia berjanji mempoligami  Yeni Lestari yang tidak lain adalah warga desa setempat. Istri Didik Rubiyanto menyatakan rela dimadu, tetapi proses pengurusan di Pengadilan Agama Wonosari cukup melelahkan.

Didik Rubiyanto, terlacak di SID Desa Bendung, lahir di Kencong, 15 Januari 1972. Secara administratif, Didik berdomisili di Padukuhan Dawe Rt. 001/009, Bendung, Semin.

“Oleh segelintir warga, Didik diminta meletaķan jabatan Kepala Desa Bendung, dengan alasan melanggar etika,” ujar tokoh yang minta identitasnya dirahasiakan, Minggu, (7/7).

Secara tertulis, Didik memang membuat pernyataan tertanggal 1 Januari 2018 bermaterai 6000 rupiah.

“Kami menyatakan dengan sesungguhnya, (1). Akan menikahi Sdr. Yeni Lestari secara sah Negara dan agama Islam, (2). Nikah tersebut akan kami langsungkan secara poligami, (3). Akad Nikah kami langsungkan paling lambat tanggal 1 Januari 2019,” tulis DR yang ditandatangani 1 Desember 2018.

Pernyataan disaksikan Haryanto, Sukoharjo, Siswosusilo, Sukimin, dan yang lain.

Didik menambahkan, kalau janji tersebut tidak dilaksanakan, dia bersedia diproses secara hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *