BUMN Watch Minta Jokowi Bentuk Super Holding

oleh -13 views
Foto: Ketua Koordinator BUMN Watch Naldy N Haroen

KETUA Koordinator BUMN Watch Naldy N Haroen SH akhirnya angkat bicara terkait kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal ini sekaligus menanggapi pernyataan Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang menilai pengelolaan perusahaan milik negara perlu dilakukan lewat model perusahaan super holding.

Naldy Haroen sangat setuju dengan pendapat mantan Gubernur DKI Jakarta yang mengatakan, Kementerian BUMN harus dibubarkan dan diganti dengan super holding yang menaungi holding-holding perusahaan pelat merah yang ada, seperti sistem Temasek Singapura.

Menurut Naldy, sudah lama BUMN Watch memberikan usulan agar Kementerian BUMN dibubarkan dan dibentuk super holding itu.

“Sejak zamannya pak Tanri Abeng menjadi
Menteri Negara Pendayagunaan BUMN saya sudah mengusulkan adanya super holding itu. Namun, dari dulu tidak ada tanggapan dari pemerintah. Saat ini Jokowi harus melakukan itu. Karena keadannya sudah sangat mendesak,” ujar Naldy Kamis 17 September 2020.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *