Penetapan Paslon Tanpa Kerumunan Massa, Optimis Pilkada Sukses

oleh -21 views
Foto: Reza Fahlevi, Direktur Eksekutif The Jakarta Institute bersama Arnol Sinaga, SE, SH, CLA pengamat hukum, berdiskusi perihal Pilkada serentak 2020, Jumat (25/09/2020)

PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung serentak di sejumlah daerah pada tahun ini bisa saja menjadi pilkada yang berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Hal ini mengingat penyebaran virus corona atau Covid-19 yang masih tinggi di Indonesia, khususnya di daerah-daerah produktif yang tersentralisasi di Pulau Jawa.

Pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 sendiri telah resmi dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 9 Desember 2020 yang tersebar di 270 kabupaten/kota di 9 provinsi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Artinya masih ada beberapa bulan untuk menyiapkan segala kebutuhan, dan menyiapkan segala kemungkinan yang tidak diinginkan.

Setelah mengevaluasi banyaknya pelanggaran protokol dengan membawa arak-arakan pendukung yang dilakukan Paslon Kandidat saat mendaftar ke KPU, dan juga dilakukan perbaikan Peraturan KPU (PKPU) dari PKPU No.10/2020 menjadi PKPU No.13/2020 yang salah satunya mengatur sejumlah poin larangan saat kampanye, akhirnya saat penetapan nomor urut Paslon tanggal 23 dan 24 September relatif tanpa kerumunan massa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *