Dewo menambahkan, melalui kegiatan Sinau Pancasila ini, akan menguatkan kembali (iman kita) ke dalam wawasan kebangsaan kemudian dengan pemahaman yang mendalam akan mampu memutus mata rantai lingkaran yang mengganggu integritas bangsa Indonesia.
“Kegiatan ini terlaksana karena adanya kerjasama antara Pemerintah Daerah maupun dari Kepolisian maupun dari TNI dan tentunya disupport oleh perguruan tinggi yang ada di Jogjakarta dan dari DPRD sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik,” ungkap Dewo.
Sementara itu, Mantan pimpinan Teroris Asia Tenggara yang sekarang menjadi konsultan program Kontra Radikal dan Deradikalisasi Polri, Nasir Abbas mengatakan, demi menjaga Pancasila, kita harus tahu virus-virus apa yang mengganggu Pancasila yaitu radikalisme.