(Yogyakarta) – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Omotenashi menggelar Soft Launching pada Selasa, 3 Februari 2026, bertempat di Ballroom Lantai 2 Satya Graha Hotel Yogyakarta, Jalan Veteran No. 147, Umbulharjo, Yogyakarta.
Kegiatan ini dihadiri oleh kepala sekolah, akademisi, mahasiswa, siswa, serta undangan dari berbagai kalangan. Soft launching tersebut menandai dimulainya peran LPK Omotenashi dalam mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia agar siap bersaing di pasar kerja internasional, khususnya Jepang.
Pimpinan LPK Omotenashi, Agustina Rahmawati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Jepang saat ini menghadapi krisis kekurangan tenaga kerja akibat penurunan populasi dan berkurangnya jumlah pekerja lokal. Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi tenaga kerja asing yang memiliki kemampuan bahasa Jepang, pemahaman budaya, serta keterampilan kerja yang sesuai kebutuhan industri.
LPK Omotenashi, lanjut Agustina, menyusun program pelatihan terpadu bersama para pakar dan tim ahli, meliputi pelatihan bahasa Jepang tingkat dasar, menengah, dan lanjutan, serta pembelajaran budaya dan etika kerja Jepang. Program ini ditujukan untuk mempersiapkan peserta agar siap bekerja dan sukses berkarier di Jepang.
“Jepang sedang menunggu tenaga kerja asing yang memiliki kesiapan bahasa dan keterampilan. Karena itu, persiapan tidak bisa ditunda,” ujarnya.
Selain pelatihan bahasa dan budaya, LPK Omotenashi juga menghadirkan program keterampilan, salah satunya pelatihan kuliner yang dibimbing oleh Chef Berlin Mustafa. LPK Omotenashi hadir tidak hanya sebagai lembaga kursus, tetapi juga sebagai penghubung antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan industri global.
Rangkaian acara soft launching turut dimeriahkan dengan Pementasan Drama Jepang “Putri Kaguya” oleh Teater Satya Graha Yogyakarta. Selain itu, digelar pula talkshow yang dipandu Kak Ari Juru Kisah, dengan narasumber Farah Hana Shafa Dhiaulhaq, Dedi Suryadi, dan Chef Berlin Mustafa.
Salah satu narasumber, Dedi Suryadi, menjelaskan bahwa Jepang menawarkan peluang kerja yang menjanjikan dengan gaji yang relatif stabil dan sistem kerja yang aman. Sektor tenaga kerja yang saat ini banyak dibutuhkan antara lain kaigo (perawatan lansia), konstruksi, manufaktur, pertanian, perhotelan, dan teknologi informasi.
Ia menegaskan bahwa penguasaan bahasa Jepang menjadi syarat utama bagi tenaga kerja yang ingin bekerja di Jepang, dan LPK Omotenashi menjadi wadah yang tepat untuk mempersiapkan hal tersebut.
Sebagai informasi, LPK Omotenashi berkantor di Satya Graha Hotel Yogyakarta, Jalan Veteran No. 147, Umbulharjo, Yogyakarta. (Sus)






