“Anak-anak ini mengajar di 267 sekolah dan 27 lembaga,” imbuh Sutrisna.
Melalui program dan sinergi yang dicanangkan oleh Kemendes/PDTT ini, Prof. Suyanto selaku Ketua IKA UNY mengharapkan mahasiswa yang berada di sekolah dan masyarakat mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di kampus. Termasuk jika kelak berstatus sebagai alumni, dapat terus mengabdikan ilmunya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Civitas akademika juga berperan sebagai agen pembaharuan sehingga dapat menggunakan kesempatan ini untuk menggerakkan masyarakat melalui ilmu pengetahuan yang berkembang pesat, sehingga memenuhi empat kompetensi yaitu kreatif inovatif, berpikir kritis, komunikasi dan kolaborasi,” pungkasnya. (Redaksi)