“Untuk menembus pasar Internasional memang ikan pilihan, seperti yang warnanya lebih pekat pasti akan lebih mahal. Dalam satu indukan di antara 50 sampai 100 ekor paling hanya beberapa pasang yang berkualitas, “pungkasnya.
Sementara itu, Eko (29) lulusan D3 ikatan Dinas, yang ikut tergabung menjadi anggota komunitas Rejeki Langit mengatakan, bahwa dirinya bergabung dengan komunitas lantaran ingin memajukan wilayah mereka.
“Saya sudah dijamin bekerja bahkan sudah diiming-imingi gaji Rp 5 juta perbulan jika mau bekerja setelah lulus kuliah. Tetapi saya tidak mau, saya sudah manteb berwirausaha dengan bergabung di Komunitas Rejeki Langit ini,” tandasnya. (Hery)