Warga berharap, dalam kurun waktu 2 bulan tanaman akan tumbuh dan menghasilkan 5 ton buah semangka. Saat buah semangka siap panen, dijelaskan Sunarto warga berencana menjual hasil panen tersebut dengan konsep langsung petik dilokasi.
Dari 5 ton buah semangka, diharapkan mampu mendapatkan hasil penjualan senilai Rp 50 hingga Rp 60 juta dalam satu kali masa panen. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk inisiasi warga menghadapi dampak wabah COVID-19.
“Harus ada semangat dan kegotongroyongan untuk membangkitkan ekonomi masyarakat setempat,” pungkasnya. (Hery)