“Kebetulan saya juga memiliki tambang batu paras sendiri, yang dikerjakan secara manual dengan ijin pertambangan rakyat,” jelas Triyanto.
Lebih lanjut, Triyanto mengatakan, Batu yang sudah ditambang kemudian dibawa ke tempat pengolahan, dan dikerjakan sesuai pesanan oleh 8 karyawannya, berasal dari warga sekitar.
Meski tampak seperti usaha rumahan, produk hasil usaha Triyanto sudah dikirim hingga ke luar Jawa diantaranya Medan dan Makassar.