Karena permintaan meningkat dan diberi tenggang waktu, Aji dan karyawan lain harus lembur agar bisa menyelesaikan pesanan. Tak hanya Pemkab, pemesanan wastafel rupanya juga dilakukan oleh pihak perorangan.
Ia pun mengaku sempat kerepotan meladeni pesanan tersebut, apalagi menurutnya, selama ini pilihan bekerja lembur jarang diambil karena permintaan cenderung stabil.
“Tapi ya tetap disyukuri, karena ada banyak permintaan berarti saya tetap bisa bekerja,” pungkasnya. (Hery)