Satu alumni, lanjut Andar, telah menjadi korban hipnotis. Para alumni mengaku seperti dihipnotis untuk berjalan menuju ATM, bahkan sesampainya di ATM, mereka sempat diberikan kode nomor penelphone gelap tersebut untuk segera mentransferkan uang sebesar Rp. 1,7 juta.
“Siswa tidak sempat konfirmasi ke sekolah, ia pun mengaku seperti layaknya di hipnotis,” jelasnya.
Atas kejadian tersebut, pihak sekolah telah mengambil langkah antisipasi dengan cara membroadcast pesan yang berisi jika tidak ada beasiswa apapun yang akan diberikan kepada seluruh alumni dari pihak SMK Kesehatan, Wonosari. Pihak sekolah menegaskan, bahwa tidak ada beasiswa.