“Memilih produk lokal bukan karena lebih murah. Tetapi karena milik anak bangsa sendiri. Membela dan membeli produk lokal itu menghidupkan persaudaraan serta perkonomian masyarakat,” urainya.
Ketua Indonesia Islamic Busines Forum (IIBF) DIY ini menambahkan, jika semua Pemda dan BUMD yang ada di DIY menggunakan produk lokal maka angka pengangguran akan berkurang.
“Ketika kita melakukan pembelian tehadap saudara sendiri maka perputaran uang ada di dalam lingkungan sendiri, ada di kalangan sendiri. Sehingga uang tidak mengalir keluar. Closed Loop Economi adalah langkah yang di ambil agar perputaran ekonomi selalu berputar di dalam internal lingkup yang di inginkan. Baik lingkup komunitas, lingkungan, wilayah , daerah, propinsi maupun negara,” pungkas Pak Mukhlis, sapaan akrab lelaki kelahiran Sleman 11 Februari 1978 tersebut. (Tan)