Menjemput Ramadhan dengan Hati yang Dibersihkan

oleh -9 views

Allah SWT menegaskan tujuan puasa dalam firman-Nya, “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183). Takwa inilah puncak dari seluruh ibadah Ramadhan—kesadaran penuh bahwa Allah selalu mengawasi, baik saat sendiri maupun di hadapan manusia.

Menjelang Ramadhan, pertanyaan penting yang patut kita renungkan adalah: apakah puasa tahun ini akan menjadi rutinitas tahunan, atau benar-benar menjadi madrasah perubahan? Apakah Ramadhan hanya berlalu sebagai kalender ibadah, atau meninggalkan bekas dalam akhlak dan perilaku kita setelahnya?

Ramadhan selalu datang dengan lembut, namun ia juga membawa pesan yang sunyi : waktu kita tidak pernah dijanjikan panjang. Betapa banyak orang yang menyambut Ramadhan tahun lalu, tetapi kini hanya tinggal nama dalam doa. Mereka pernah berniat berubah, pernah berjanji memperbaiki diri, namun ajal datang lebih cepat daripada rencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *