Yogyakarta — Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat sebanyak 159.707 peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) di wilayah DIY dinonaktifkan. Data tersebut tercatat hingga 22 Januari 2026.
Kepala Dinas Sosial DIY, Endang Patmintarsih, menyebutkan Kabupaten Gunungkidul menjadi wilayah dengan jumlah peserta PBI-JK nonaktif terbanyak, yakni mencapai 56.087 peserta. Disusul Kabupaten Sleman sebanyak 34.143 peserta, Bantul 31.965 peserta, Kota Yogyakarta 22.304 peserta, dan Kulon Progo 15.208 peserta.
Penonaktifan ribuan peserta PBI-JK ini ramai diperbincangkan publik, terutama setelah muncul laporan sejumlah pasien, termasuk pasien cuci darah, yang tidak bisa melanjutkan layanan kesehatan karena status kepesertaannya mendadak nonaktif.






