(Sleman) – Genza Education secara resmi menggelar Grand Final G-Olympiad #3 untuk periode kompetisi tahun 2025–2026. Ajang olimpiade akademik berskala nasional ini menjadi puncak seleksi dari ribuan pelajar terbaik Indonesia yang telah melalui proses kompetisi sejak babak penyisihan. Grand final dilaksanakan Sabtu (7/2/26) di Smart Green Learning Center (SGLC) UGM, Lt 3 dan Lt 7-Jl. Grafika, Sendowo, Sinduadi, Mlati, Sleman.
Berdasarkan laporan resmi panitia, total 18.870 peserta dari jenjang SD, SMP, dan SMA telah berpartisipasi dalam babak penyisihan yang dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia. Dari jumlah tersebut, hanya 355 peserta terbaik atau sekitar 1,8 persen yang berhasil melaju ke babak Grand Final, menunjukkan tingginya tingkat persaingan dalam kompetisi ini.
Pada pelaksanaan G-Olympiad #3, jenjang SMP mencatat jumlah peserta terbanyak pada babak penyisihan, yakni 8.608 peserta, dengan kategori IPA sebagai kategori paling kompetitif yang diikuti oleh 4.816 peserta.
Sementara itu, jenjang SD diikuti oleh 8.229 peserta yang berkompetisi dalam kategori Matematika dan IPA. Adapun jenjang SMA diikuti oleh 2.033 peserta, dengan kategori lomba yang lebih beragam meliputi Matematika, Fisika, Biologi, dan Ekonomi. Di tingkat SMA, kategori Biologi menjadi yang paling diminati dengan 817 peserta.
Dari babak penyisihan tersebut, terpilih finalis Grand Final dengan rincian sebagai berikut: SD 114 peserta, SMP 122 peserta, SMA 119 peserta dan total 355 peserta.
Ketua Panitia G-Olympiad #3, Eri Kuncoro, menjelaskan bahwa olimpiade ini diikuti oleh peserta dari seluruh penjuru Indonesia. “G-Olympiad #3 melibatkan 167 center Genza Education di seluruh Indonesia. Peserta berasal dari berbagai provinsi, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga wilayah timur Indonesia. Total 355 peserta Grand Final ini benar-benar mewakili potensi pelajar nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa G-Olympiad merupakan agenda tahunan, dan tahun 2026 menjadi tahun ketiga penyelenggaraan kompetisi tersebut.
Direktur Utama Genza Education, M. Syamsul Maarif, menyampaikan bahwa meskipun Genza secara merek baru berdiri pada tahun 2020, namun tim pengelolanya memiliki pengalaman panjang di bidang pendidikan nonformal.
“Secara brand kami memang relatif baru, tetapi para pengelola Genza memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia pendidikan. G-Olympiad ini merupakan bagian dari visi besar Genza untuk menciptakan generasi cerdas melalui model kompetisi yang sehat dan menantang, khususnya bagi Generasi Z dan generasi setelahnya,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa G-Olympiad dilaksanakan secara berjenjang mulai dari seleksi daerah sejak Oktober hingga Desember, sebelum akhirnya mencapai Grand Final tingkat nasional pada Februari. Untuk jenjang SD dan SMP, kompetisi melombakan Matematika dan IPA, sedangkan jenjang SMA melombakan Matematika, Fisika, Biologi, dan Ekonomi.
Genza Education juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, untuk memberikan apresiasi lebih lanjut bagi para juara, seperti kesempatan pembinaan lanjutan atau jalur prestasi.
Adapun para Juara G-Olympiad #3 ini dari jenjang SD di Kategori IPA, Juara 1: Luthfia Azahra – SD Karadenan 01, Bogor, Juara 2: Nadya Fahira – SD Negeri 001 Sei Beduk, Batam dan Juara 3: Dheima Labibah S – SD Negeri Banjaran 4, Kota Kediri.
Sedangkan Kategori Matematika Juara 1: Samuel Eka Tanadi – SDK Santo Yusup, Malang, Juara 2: Danendra Praba Albianto – SD Al Baitul Amien, Jember dan Juara 3: Myeisha Tanaya Ayunindya – SD IT Harapan Ummat, Jember.
Kemudian Jenjang SMP Kategori IPA, Juara 1: Nadzira Putri Setiawan – SMP Kosgoro, Kota Bogor, Juara 2: Ivana Kasyara Widyadhari – SMP Negeri 1 Ngantru, Tulungagung dan Juara 3: Mysha Samaira Firzana – SMP Negeri 1 Mojoagung, Jombang.
Untuk Kategori Matematika, Juara 1: Muhammad Alwi Hartawan – SMP Negeri 3 Jember, Juara 2: Isnain Khairul Azzam – MTsN Surakarta 1 dan Juara 3: Muhammad Rizqullah Tirta Madani – SMP Negeri 2 Jember
Sedangkan Jenjang SMA Kategori Matematika, Juara 1: Lie Nichollas Darrian – SMA Kesatuan Bangsa, Yogyakarta, Juara 2: Azkia Syarifah Nurlaela – SMA Negeri 6 Bogor dan Juara 3: Muhammad Alman Haq – SMA Negeri 1 Jember.
Selanjutnya untuk Kategori Fisika, Juara 1: Andi Ghozali Nur – SMA Ta’miriyah, Surabaya, Juara 2: M. Naufal Haidar Zaib – SMA Negeri 1 Jember dan Juara 3: M. Prayoga Syifa Pratama – MAN Barito Timur, Kalimantan Tengah.
Untuk kategori Biologi, Juara 1: Friska Andini – SMA Ta’miriyah, Surabaya, Juara 2: Dustine Juang Kartika Wiratama – SMA Negeri 12 Kota Tangerang Selatan dan Juara 3: Asma Fatkha Qunaita – SMA ABBS, Surakarta.
Kategori Ekonomi, Juara 1: Muhammad Izzuddin Ghazi – SMA Negeri 4 Surakarta, Juara 2: Aufi Hadi Rahman – SMAS Ar Rahmah Putra Dau, Malang dan Juara 3: Dafi Rasikh – MAN 1 Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. (Sus)







