Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa yang kita hadapi bukan sekadar rentetan kejadian tragis, melainkan sebuah fenomena sosial. Ketika tragedi yang sama terus terjadi, ia bukan lagi kebetulan. Ia adalah tanda.
Namun tanda itu kerap diabaikan. Setelah empati sesaat dan pemberitaan singkat, perhatian publik mereda. Tidak ada evaluasi menyeluruh. Hingga akhirnya, tragedi berikutnya kembali terjadi
Dalam banyak kasus gantung diri di Gunungkidul, lingkungan sekitar baru menyadari setelah tragedi terjadi. Tetangga, kerabat, bahkan orang terdekat sering berkata hal yang sama: tidak menyangka, tidak melihat tanda, tidak tahu harus berbuat apa.

