GUNUNGKIDUL – Lahir dan tumbuh di tanah karst Gunungkidul, Joko Parwoto membawa jejak panjang tradisi pengabdian keluarga ke dalam kepemimpinannya hari ini sebagai Wakil Bupati Gunungkidul. Ia dibesarkan dalam lingkungan yang sarat nilai disiplin dan loyalitas kepada negara. Ayahnya, putra Ponjong, merupakan veteran Palagan Ambarawa di bawah komando Kolonel Sugiyono. Ibundanya berasal dari Wonosari, dari keluarga yang mengabdi di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia. Latar belakang militer dan kepolisian itu membentuk fondasi karakter yang tegas, berintegritas, serta memiliki komitmen kuat terhadap kepentingan bangsa dan masyarakat.
Karier profesional Joko Parwoto dimulai dari posisi staf urusan umum di PT Lotus Pertiwi—ritel di bawah Grup Gajah Tunggal yang berkembang menjadi jaringan modern Sogo. Pengalaman tersebut menjadi pintu masuk ke dunia manajemen modern dan layanan pelanggan. Ia kemudian meniti karier di Astra International, Jakarta Hilton International, Hotel Sahid Jaya, hingga dipercaya menjabat sebagai Head Concierge di Hotel Dharmawangsa Jakarta. Rangkaian pengalaman ini membentuk standar kepemimpinan berbasis profesionalisme, hospitality kelas dunia, serta manajemen yang presisi. Pengalaman lintas sektor tersebut memperkaya perspektifnya tentang tata kelola organisasi, kualitas pelayanan publik, dan pentingnya reputasi institusi.
Di ranah diplomasi, Joko Parwoto pernah menjabat sebagai Konsul Jenderal Kehormatan Kepulauan Solomon untuk Indonesia serta Konsul Kehormatan Republik Islam Mauritania. Ia juga berperan sebagai Penasehat Diplomatik dan Konsuler pada Konsulat Monaco di Jakarta. Komitmennya dalam penguatan kerja sama ekonomi global juga tercermin melalui kiprahnya di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) sebagai Wakil Ketua Komisi Bilateral Kerja Sama Investasi Negara Baltik—Estonia, Latvia, dan Lithuania. Posisi tersebut memperluas jejaring investasi Indonesia dengan kawasan Eropa berbasis teknologi dan inovasi digital. Pengalaman ini menjadi modal penting dalam membangun diplomasi ekonomi yang relevan bagi pembangunan daerah, termasuk membuka peluang investasi dan transfer teknologi untuk Gunungkidul.
Baca Juga: Pohon Tumbang di Bangsal Sewokoprojo dan Memori 2010–2011
Dari sisi akademik, ia meraih Sarjana Ekonomi Manajemen di Universitas Pancasila, Diploma Bisnis dan Administrasi di Massey University, serta Magister Manajemen di Universitas Atma Jaya Jakarta. Ia juga menyelesaikan seluruh perkuliahan Magister Ilmu Politik di Universitas Indonesia sebelum melanjutkan Program Doktor (S3) Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan di Universitas Gadjah Mada. Jalur akademik tersebut memperkaya perspektifnya dalam merumuskan kebijakan publik berbasis riset, tata kelola modern, dan pendekatan inovatif terhadap pembangunan daerah.
Sebagai wirausahawan, Joko Parwoto mengembangkan Green Hotel & Resort serta Green Farm dengan pendekatan keberlanjutan dan ramah lingkungan. Orientasi pada green economy dan penguatan potensi lokal menjadi bagian dari visinya dalam membangun ekonomi daerah yang resilien. Dedikasi terhadap pelestarian nilai budaya Jawa juga memperoleh pengakuan melalui penganugerahan gelar Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) dari Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Kini sebagai Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto mengusung agenda percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan berbasis teknologi, digitalisasi tata kelola pemerintahan, serta integrasi kecerdasan buatan dalam pelayanan publik. Visi tersebut selaras dengan arah pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta di bawah Gubernur Sri Sultan Hamengkubuwono X serta agenda transformasi nasional Presiden Prabowo Subianto.
Bagi Joko Parwoto, Gunungkidul memiliki potensi strategis sebagai model pembangunan kawasan berbasis sumber daya lokal yang terintegrasi dengan jejaring global. Perpaduan nilai perjuangan keluarga, pengalaman profesional internasional, kapasitas akademik, dan komitmen pengabdian menjadi fondasi dalam mewujudkan Gunungkidul yang maju, mandiri, serta berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. (red).






