“Saya dulu selepas dari UNY, juga menjadi guru di desa sampai tahun 1999. Di desa, menjadi guru masih sangat dihormati dan masukannya bisa sangat berkontribusi untuk pembangunan. Anak-anak UNY sebagai calon guru jangan sampai melepaskan peluang ini,” imbuh Halim.
Prof. Sutrisna Wibawa selaku Rektor menyatakan UNY siap untuk bersinergi lebih lanjut. Terlebih lagi ungkap Sutrisna, jumlah mahasiswa yang dikirim UNY untuk program pengabdian masyarakat setiap tahunnya relatif besar.
Tahun 2019, ada 4.519 mahasiswa mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mereka disebar di 318 desa seluruh Indonesia. Daerah sekitaran Jawa Tengah dan DIY relatif butuh sentuhan pengembangan seperti Kabupaten Gunungkidul dan Kulonprogo, menjadi prioritas penerjunan KKN.
“Di desa, para dosen pembimbing dan mahasiswa KKN berkolaborasi menghasilkan inovasi bersama masing-masing Pemda. Anak UNY juga biasa diminta mengajar di sekolah ataupun mengajar keterampilan kepada bapak-bapak dan ibu-ibu di desa,” ungkap Sutrisna.