Di tengah pandemi, budidaya ikan hias menjadi salah satu usaha yang cukup menjanjikan, bahkan omset budidaya ikan Guppy meroket hingga 300 persen lebih semenjak mewabahnya virus.
Bermula dari kegigihan Suranto, warga Padukuhan Ngipik mengantarkan komunias ini meraih kesuksesan dalam bisnis budidaya ikan hias.
Saat lulus SMA, pemuda 30 tahun ini mengawali bekerja pada sebuah koperasi yang ditugaskan mencari nasabah, namun pada tahun 2014 silam, iapun memutuskan keluar dari tempatnya bekerja. Suranto mulai mencoba budidaya ikan Guppy.
“Sebelum resign, saya sudah beberapa kali mencoba usaha. Awalnya memelihara ayam terus gagal, kemudian lele juga gagal. Hingga akhirnya ada nasabah yang kebetulan memiliki bisnis ikan hias,” katanya, Sabtu (01/08/2020) di kediamannya.