“Lomba akan dilakukan secara daring (online), menyesuaikan situasi pandemi dan berdasarkan protokol kesehatan pencegahan covid-19,” jelasnya.
“Pelatihan ini jelas bertujuan untuk menggali lebih dalam sekaligus melestarikan aksara Jawa agar tetap eksis,” katanya.
Salah satu peserta pelatihan Maria Selvia, pelajar Kelas IX SMP Negeri 1 Playen mengaku sudah cukup lancar dalam menuliskan aksara Jawa.