Bupati juga mengatakan, secara umum banyak kondisi sekolah yang butuh perbaikan, namun anggaran yang bersumber dari APBD belum mampu mengintervensi sektor itu sehingga dibutuhkan kerjasama melalui CSR.
“Sekolah yang nyaman tentunya akan mendorong para siswa dan guru lebih bersemangat disekolah,” paparnya.
Kepala Cabang BRI Wonosari, Alghani mengatakan, perbaikan SDN Karangrejek 2 ini dilaksanakan sejak akhir Tahun 2023. Meliputi perbaikan ruang kelas 5 dan Kelas 6. Pergantian atap, dinding, lantai dan 4 toilet. Dilakukan juga pembangunan musola dan ruang guru dengan anggaran Rp. 1 milyar.
“Tidak hanya peningkatan masyarakat dalam sisi ekonomi tapi BRI berkomitmen memberikan pelayanan pembangunan infrastuktu tentunya dengan 22 jaringan unit kerja kami,” paparnya.